About these ads
jump to navigation

Membaca Kode Busi NGK 11 Agustus 2012

Posted by MazPed in Review.
Tags: ,
trackback

Sekedar buat pengetahuan aja, sebenarnya ada rahasia apa sih di balik kode busi…

Jadi  kita bisa tau gimana karakter busi dengan melihat kode yang tertera di badan busi..

Sementara untuk kode busi NGK dulu mas bro.. merk lain artikel nyusul yah…

Langsung aja mas bro…

Spesial thank’s buat Bro Jaim from WTF Comunity FB… ( WTF = Wan Tu Faiv bukan Wang Tong Fang ya gan… ) :mrgreen:

Kita ambil contoh busi Vario dengan kode CR7EH-9.

Lihat pict..

Kode huruf pertama ( C ) menunjukkan diameter ulir. untuk kode C memiliki diameter ulir 10 mm.

Kode huruf R menandakan busi tersebut memiliki Resistan atau hambatan tertentu

Kode angka ( 7 ) menunjukkan tingkat panas busi tersebut. Dimana semakin panas busi maka semakin rendah bandwith panasnya.

Kode huruf  EH  menunjukkan panjang ulir dan juga variasinya ( ada sebagian busi yang ulirnya gak full seperti contoh pada gambar)

Kode angka -9 di belakang menunjukkan gap ( jarak elektroda dengan kutub negatif ) angka 9 disini menunjukkan gap 0,9 mm

Contoh lain…

Busi NGK dengan Kode CPR8EA

C = memiliki diameter ulir 10 mm

P = menggunakan bahan Platinum,  Projected ( elektroda nongol ) tidak sejajar bibir ulir

R = memiliki resistan (hambatan)

8 = tingkat panas 8 ( untuk NGK tingkat panas busi di mulai dari angka 6 – 12 , semakin tinggi angka maka semakin dingin )

E = panjang ulir 19,0 mm

A = desain spesial (berbeda dari busi pada umumnya )

Untuk lebih jelasnya lihat tabel berikut.

Selamat belajar dan semoga berguna… Salam rossok…

Untuk pembacaan kode merk DENSO di artikel berikutnya….

About these ads

Komentar»

1. Primaaditya - 11 Agustus 2012

pertamax?

MazPed - 11 Agustus 2012

wes sepi kih KOBOYS… :mrgreen:

Primaaditya - 11 Agustus 2012

yang penting pertamaxxx :mrgreen:

2. Primaaditya - 11 Agustus 2012

jozzzz….. :mrgreen:

3. Diposedicigp8 - 11 Agustus 2012

P dudu platinum cak, P ki projected alias elektrodane nonjol kaya busi jupiter mx, nek raono P elektrodane sejajar karo bibir uliran koyo busi fu/thunder :mrgreen:

MazPed - 11 Agustus 2012

Lha aq mik moco tabel nang nduwur kui jew…
sippp maturnuwun di bantu koreksi.

Diposedicigp8 - 11 Agustus 2012

sipp sipp, raenak nggo busi fu nggo pulsar, tak nehke ricky chandra :mrgreen:, sesuk lagi njajal busi mx :roll:

MazPed - 11 Agustus 2012

aq lagi njajal busi TDR balastic 085 setara CPR8EA…

Diposedicigp8 - 11 Agustus 2012

larang :lol:, sing murah we wis jos kok :mrgreen:

MazPed - 11 Agustus 2012

23 ewuan… :mrgreen:

Diposedicigp8 - 11 Agustus 2012

entuk 2 busi mx :mrgreen:

4. anaksehat - 12 Agustus 2012

lebih jos lg pake tipe cpr9EB-9. Kalo aku cukup pake cpr8eagp-9 bwt NMP dah mayan maknyuuss…

5. mazpoetu - 12 Agustus 2012

busi ti luweh enak…opo maneh nekusim adem….

6. Yudakuzuma - 12 Agustus 2012

wew baru tahu gan, kirain cuma hiasan :lol:

7. redbike92 - 12 Agustus 2012

lha terus busi yang baik itu yang panas apa yang dingin?
terus jarak elektroda dengan kutub negatif itu harusnya makin pendek apa makin panjang
sorry mas kebanyakan tanya maklum masih newbie :D

MazPed - 13 Agustus 2012

panas atau dingin di sesuaikan dengan kompresi juga suhu lingkungan mas bro..
semakin dingin udara sekitar (misal di pegunungan) maka cocok pake busi panas.

8. Bani Albar - 14 Agustus 2012

mator suon geh kang mas informasinepun..

Kencana Jaya W S Pringsewu Lampung


Bagaimana Pendapat Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 276 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: